12 December 2011

Kemunculan Agama Baru

Belakangan ini, setiap kali memantau dinding salah satu media sosial
berinisial fb saya kerap menemukan aktivitas para penyebar agama baru.
Di status mereka para misionaris agama itu tidak putus-putusnya
mengajak warga negara fesbuk lain untuk bergabung dengan agama mereka
itu dengan iming-iming surga dunia.. Pendapatan besar, mobil mewah,
liburan keliling dunia, kebebasan finansial endesway, endeswey
endeswoy...

Ustadzah ustadzah agama baru ini tidak cuma satu atau dua orang,
melainkan cukup banyak sehingga saya pun mau tidak mau harus membaca
ayat-ayat agama baru yang selalu mereka sebarkan di status, link, dan
note SETIAP HARI. Mulai dari ayat-ayat bujuk rayu, hingga yang bernada
sinis seperti: yg ga mau ikutan berarti ga mau maju...de el el. Oke,
mungkin itu salah satu trik jualan ya.. Tapi tau nggak sih, hal itu
bikin yangg baca jadi cengar cengir mules..lalu klik hide story.

Seperti halnya agama, mereka juga punya tokoh2 yang selalu
diagung-agungkan karena berhasil meraup keuntungan besar yang
merupakan impian dan tujuan utama memasuki agama tersebut.
Tulisan-tulisan sang tokoh sukses pun tak henti2nya di share di wall
dan menghiasi newsfeed setiap hari..

Lalu, selain mengumpulkan downline sebanyak-banyaknya dan mencapai
impian gemilang itu apakah mereka juga menginginkan semua perempuan
menjual dan memakai kosmetik yang sama?

Saya sendiri bukannya anti, tapi boleh dong kita beda.. Ga harus pake
kosmetik yang itu kan, berbisnis juga bagus, jujur saya ancungkan
jempol bagi para enterpreneur...tapi nggak harus ikutan MLM itu kan...
Silahkan carilah downline sebanyak-banyaknya.. sampe pada suatu saat
downline terakhir bingung, lah... Gue mo jual sama siapa, gue mo
ngajak siapa lagi orang semua kenalan gue udah duluan
bergabung...hehehehe...

PS: No offense yaa buat para misionaris...

--
Sent from my mobile device

6

...dan masih banyak tempat yang akan kita tuju untuk kencan-kencan
rahasia selanjutnya...

Tentu saja it's somewhere only we know... :)

ps: selamat ulang tahun pernikahan ke enam, duren medannya enaaak dan
maniiis..semanis iPad 2 yang jadi kado kejutannya. Love love loveeee!

--
Sent from my mobile device

06 December 2011

Menuliskan Keinginan

LIMA tahun lalu, tepatnya pada tanggal 30 Mei 2006, saya pernah iseng
menjawab pertanyaan di bulletin board Friendster, media sosial yang
sempat populer sebelum merebaknya Facebook seperti saat ini.

Saat itu saya menulis dua tahun kedepan keinginan saya adalah bermain
bersama anak yang masih balita setelah suami berangkat bekerja
dilanjutkan dengan berkebun, membaca atau browsing...
Hmmm keinginan yang jauh terdengar seperti mimpi bagi saya yang saat
itu masih aktif-aktifnya sebagai reporter sementara suami kerja di
pulau seberang..

Eeeh,,,tapi...tanpa diduga, hal itu benar-benar terjadi..tepat seperti
yang saya tulis looh.Tidak pada tahun 2008 seperti yang diproyeksikan,
tetapi 2011 atau pending selama 3 tahun.. Bahkan saya resign dari
kantor tepat pada bulan Mei, meskipun saat memutuskan resign saya
tidak ingat pernah menulis keinginan tersebut...hehehe lucu ya..

Oke deh, kalo gitu mulai lagi ah...menuliskan kembali keinginan,
rencana dan cita-cita...siapa tau kembali dikabulkan :)) amiiin

~ngeblog setelah main homemade playdough with da kidz

--
Sent from my mobile device

01 December 2011

Selamat datang Desember!

1st day of the last month of this year, yeay!

Pagi hari dimulai dengan resolusi setiap hari yaitu... Bangun pagi dan
jalan kaki ke pasar sebelum anak bangun. Jadi, ketika mereka bangun
sarapan sudah siap dan saya pun akan lebih nyantei karena ga usah
nyegat tukang sayur lagi..horee.. Emak-emak banget ya hihihi...

Kemudian seperti biasa, mengurangi dan menyingkirkan hal-hal yang
tidak perlu #kode. Yak, semakin banyak yang dibuang, semoga saja beban
pun semakin ringan ;)

Baiklah, tetap positif dan semangat!

~ngeblog disela nemenin anak2 maen sepeda~


--
Sent from my mobile device

30 November 2011

Recycle bin

Daripada tidak ada gunanya saya mulai membuang hal-hal yang tidak perlu.
Untuk apa jika kalau ada pun bagaikan tidak ada, formalitas belaka.

# 1 ~ 650-578


--
Sent from my mobile device

Halo dunia!

Saat melakukan aktivitas lain umumnya ide-ide untuk dijadikan tulisan
tiba-tiba saja bermunculan.. Tapi, begitu di depan keyboard kok jadi
lupa tadi mau nulis apa hehehe.. Mungkin itulah salah satu sebab
kenapa blog saya ini lama sekali hiatus.
Sebab lainnya ya kegiatan ibu rumah tangga yang tidak kunjung selesai,
mana ada waktu ngeblog bo.. Kayaknya beresin rumah aja nggak
kelar-kelar :D

Etapi, kok ya full time mom lain masih sempet aja ya nge blog ditengah
segudang aktivitas mereka, dan dari blog2nya juga terlihat kalo para
moms ini juga adalah moms yang penuh kreativitas, mulai dari masak,
membuat craft, berbisnis, menulis de el el deh... Saya kan jadi ngiri
juga.. :D
Udah gitu, kok saya juga selalu aja sempet ngecek timeline twitter
lah, newsfeed fesbuk lah.. Padahal kalo diitung2 lumayan juga waktu
yang diakomodasikan buat kegiatan yang keliatannya remeh itu..
Wah.. Kayaknya aktivitas di dunia maya yg kontra produktif itu musti
cepat-cepat disingkirkan nih, bisa nggak ya..??

Well, let's se then... :))

--
Sent from my mobile device

13 January 2011

sushi bungkus dikala lapar

Siang tadi sebelum ngantor saya kejebak macet yang lumayan membuat perut keroncongan. Akibatnya di dalam bis saya menghayal macam-macam makanan enak.:D

Turun dari bis, saya yang tadinya nggak niat beli makanan pun memutuskan mampir di salah satu Mal di Grogol buat beli sushi bungkus :D di salah satu gerai sushi yang ada. Ini adalah pertama kalinya saya membeli sushi dibungkus buat dimakan di kantor.
Sushi yang saya pesan adalah sebungkus kanimayo tobikko yang terdiri atas 6 roll sushi isi kepiting dan mayonaise dibalur oleh telur ikan, penampilannya seperti ini:



Enam roll tentu tidak mengenyangkan, jadi saya tambah lagi yang ukuran kecil yaitu sebungkus salmon maki yang terdiri dari 4 roll sushi isi salmon mentah yang dibungkus nori, hmmm enaak..
ini dia si salmon...



Di kasir pembeli akan diberi soyu, dan ditanya mau pakai wasabi atau tidak. Saya baru tau juga ada soyu yang beginian alias sachetan hehehe. Ini dia tampangnya, yang kiri wasabi.. yang kanan soyu.




Secara keseluruhan rasanya sih lumayan enak, saya juga beli jus mangga dingin buat menyegarkan tenggorokankarena cuaca saat itu puanasss buangett..

17 April 2010

sabtu pagi

pagi, bercelana pendek, menyeruput kopi, menikmati alunan the carpenters...
memandang kedua anak dengan tingkah yang lucu, menggoda suamiku yang tak henti-hentinya menyuruhku mandi...

baca arsip blog.. mengenang masa lalu
menyadari, menjadi ibu adalah bab lain dalam hidup dan sangat-sangat mengubahku
ya menjadi ibu,
bukan pernikahan...
pernikahan tidak banyak mengubah hidup dan keseharian seperti menjadi ibu

this is the real another chapter of my life

01 March 2010

Love From de Grote Postweg

sebuah karya yang layak disimak nih,
karena belum sempat menamatkan novel ini, sementara saya kasih sinopsis singkat

Judul : Love From de Grote Postweg
Penulis : Noerhidajat

Renee van Fokkerhuise, seorang gadis Indo-Belanda, jatuh hati kepada pemuda Indonesia, Dika, seperti halnya kakeknya dahulu yang menikahi seorang gadis pribumi sewaktu ia bertugas menjadi seorang amtenaar di Geemente Bandoeng pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Di saat cintanya hampir terwujud, kondisi kakeknya di Belanda yang sering sakit-sakitan memaksa Renee, sebagai cucu kesayangan harus meninggalkan Indonesia untuk kembali ke Belanda. Setelah bertahun-tahun didera sakit, kakeknya menutup mata sebelum sempat mengunjungi negeri yang selalu dipujanya–Indonesia. Sebelum detak jantungnya terhenti, ia berwasiat kepada Renee agar abu jenazahnya ditaburkan di aliran sungai Cikapundung, jalan Asia Afrika, Bandung. Sejalan amanat kakeknya, Renee kembali ke Bandung. Ia ingin merajut kembali cintanya kepada pemuda pujaan hatinya, Dika.

Namun, saat ia tiba di negeri hangat itu, keadaan telah berubah. Dika ternyata sudah menjalin hubungan dengan sahabat dekatnya sendiri yang dikenalnya sewaktu di Belanda, Nada – seorang gadis pemain biola.

Berlatar belakang Bandoeng tempo doeloe dan masa kini, kisah ini menampilkan ikatan persahabatan yang menggetarkan dan mengharukan, terajut benang-benang konflik. Akankah Nada meneruskan cintanya dengan Dika, yang tak lain adalah pujaan sahabatnya sendiri, Renee? Ataukah ia rela mengorbankan perasaannya demi sebuah persahabatan?